BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Selasa, 10 November 2009

DBL(Deteksi Basketball League) ALL STAR INDONESIA AKAN HADAPI TIM DBA (Darwin Basketball Association)AUSTRALIA

SURABAYA – Pertandingan basket internasional akan meramaikan Kota Pahlawan pada 17 Oktober mendatang. Tim U-18 Darwin Basketball Association, Australia, bakal dijamu tim DetEksi Basketball League (DBL) Indonesia All-Star 2009.

Pertandingan putra dan putri ini merupakan rangkaian dari DBL Australia Games 2009, hasil kerja sama liga basket pelajar terbesar Indonesia tersebut dengan Australia.
Setelah bertanding di Surabaya, pada 24 Oktober tim DBL Indonesia All-Star (kumpulan pemain-pemain SMA terbaik dari 15 provinsi) bakal menantang tim muda Western Australia di Perth.

“Tim Darwin ini sangatlah tangguh. Khususnya tim putri. Mereka punya Tamara Sheppard, pemain 16 tahun yang disebut sebagai pemain terbaik di Australia di usia tersebut,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL. “Kalangan basket tentu juga tahu, untuk basket putri Australia termasuk yang terbaik di dunia,” lanjutnya.
Menurut rencana, tim putra dan putri dari Darwin akan berada di Surabaya antara 12-19 Oktober nanti. Sebelum pertandingan puncak, mereka lebih dulu menjalani sejumlah pertandingan pemanasan melawan tim-tim muda di Jawa Timur.

Pertandingan resmi internasional itu diselenggarakan di DBL Arena Surabaya, di tengah-tengah pembukaan Honda DBL Junior 2009. “Ini adalah kali pertama DBL Indonesia All-Star bertanding melawan tim asing di negeri sendiri. Kita tentu ingin tahu, seperti apa kehebatan tim yang berisikan student athlete terbaik dari berbagai penjuru Indonesia ini,” ujar Masany Audri, general manager DBL Indonesia.

Tim DBL Indonesia All-Star ini dibentuk lewat Indonesia Development Camp 2009, even kerja sama DBL dan NBA pada 16-18 Agustus lalu. “Mereka dilatih dan dipilih oleh pelatih-pelatih NBA. Secara peluang, untuk menang memang berat. Khususnya tim putri. Nanti, tim putra bakal kompetitif. Namun, misi utama pertandingan ini bukanlah menang atau kalah. Yang penting terjadinya pertukaran pengalaman antara anak muda kedua negara,” jelas Azrul.

Para pemain DBL Indonesia All-Star, yang sekarang masih tersebar di berbagai provinsi, mengaku tak sabar segera ke Surabaya dan Perth untuk bertanding.
“Kita kan jarang dapat kesempatan seperti ini. Apalagi, Australia itu negara yang kuat di basket,” ucap Alvin, pemain asal SMA Trinitas Bandung. “Tanding melawan mereka bisa memberi banyak pengalaman dan membuka mata. Biar nggak cepat puas dengan prestasi yang sudah didapat,” tambahnya.

Alvin mengaku sering menonton video perjalanan tim DBL Indonesia All-Star tahun lalu ke Perth, yang bisa dinikmati lewat situs resmi DBL, www.deteksibasketball.com. “Kayaknya seru banget. Sudah nggak sabar pengin cepat-cepat ke sana,” tandasnya. (ded

0 komentar: